Kamis, 23 Mei 2013

Stasiun Tugu Djogja...

Perkenalan tak sengaja dan hanya memaksimalkan fasilitas jejaring sosial yang ada, dalam hal ini facebook, telah memperkenalkan aku dan dirimu...

Jalinan pertemanan ini pun telah menumbuhkan rasa yang tak biasa dan tak sewajarnya...

Namun ku suka, ku menikmatinya, walaupun aku sangat tahu tentang apa yang aku rasa sekarang kepadamu...
Dan kamu pun demikian adanya...



Besar harapan pertemanan di dunia maya ini (baca:facebook), untuk bisa berjumpa secara langsung dan sangat ku inginkan untuk mengungkapkan segala rasa yang aku punya...
Ku terus berdoa dan berharap, kapan kan ada kesempatan ruang dan waktu untuk kita bisa bertemu...???



Dan dengan niat dan keinginan yang besar serta tulus, akhirnya Tuhan pun mengijinkan kita untuk berjumpa...
Tuhan telah menggerakkan seluruh alam semesta untuk mempertemukan kita, sebagai perwujudan harapan, niat dan doa untuk itu...
Dalam kesempatan tempat, ruang dan waktu itu, kita berjumpa, saling pandang, saling berjabat tangan, saling berucap, saling memberikan senyuman...
Sungguh senang kulihat dirimu, terutama dengan diriku sendiri...
"Akhirnya...". Itulah yang ku ucapkan dalam hati dengan lirih...

Seperti dalam peribahasa, "Sambil menyelam minum air...". Itulah yang kulakukan untukmu...
Aku mencoba menyempatkan (berkorban)/sedikit mengedepankan egoku untuk dirimu...
Jangan salah pengertian/pemahaman tentang 'mengedepankan egoku'...!!!
Aku hanya ingin menunjukkan bahwa aku cinta dirimu dengan sesungguhnya dan berbagi kasih sayang denganmu...

Kemarin kita bersanding bersama...
Kemarin Aku melihatmu terbangun dan bergegas mandi, serta menjalankan rutinitas sehari-hari yang sudah menjadi kewajibanmu...
Kemarin Aku melihatmu kembali ke rumah dengan kelelahan dan keletihan, namun engkau tetap tersenyum...
Kemarin Aku melihatmu santai menunggu waktu sholat maghrib, rapi dengan kemeja dan balutan pakaian sembahyangmu...
Kemarin Aku melihatmu belajar dengan penuh semangat dan giat...
Kemarin Aku melihatmu terbaring di tempat tidurmu, tersenyum dan engkau tidur terlelap...
Kemarin Aku melihatmu terbangun dengan penuh ceria, dan dengan senyuman yang manis di wajahmu...



NAMUN...
Kini hanya kenangan, membekas di hati dan pikiranku...

Maafkan aku , karena ada hal yang mengharuskan kita tetap pada jarak sebelum kita berjumpa...

Maafkan aku , aku tidak bisa selalu di sampingmu...
Sekali lagi, MAAFkan aku...

1 komentar: