Kadang Hidup tak berfikir bagaimana bersosial dengan masyarakat setempat…
Kadang juga kita berfikir kenapa Tuhan tidak adil dengan kondisi kehidupan seseorang yang dalam keadaan miskin dan serba kekurangan yang jauh dari kecukupan materi …
Tapi dengan materi tidaklah membuat kehidupan kita tenteram, damai sejahtera…
Hanya dengan menerima apa adanya apa-apa yang diberi oleh Tuhan, maka itulah yang dapat memberikan kita rasa nyaman dan tenang dalam menjalani kehidupan…
Memang tak semudah membalikkan telapak tangan untuk kata menerima…
Tapi dengan keikhlasan hati yang senantiasa khona’ah…
Berserah diri pada yang kuasa akan segala hal yang menimpa diri kita, baik itu berupa kenikmatan yang bisa membahagiakan atau sekalipun itu berupa musibah yang dapat menyengsarakan kita…
Kita tau…Tuhan memberikan segalanya itu adalah merupakan suatu ujian bagi kita…
Tidak ada ujian yang diberikan ke kita, yang tidak bisa kita melewatinya…
Jika Tuhan memberikan kita ujian itu, pastinya Tuhan tahu bahwa kita mampu menghadapi dan menyelesaikannya…tergantung kita bagaimana usaha kita…
Kita berdo’a dan usaha untuk itu, dan masalah dengan hasilnya, kita serahkan sepenuhnya dengan Tuhan Yang Maha Kuasa…
Quran Surat Al Baqarah ayat 152 yang artinya “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.”
Dalam kondisi kapanpun, dimanapun dan dalam kondisi apapun, kita dianjurkan untuk selalu mengingat kepada Allah SWT dan untuk selalu bersyukur atas nikmat-Nya, dan kita sebagai orang muslim untuk tidak kufur nikmat…Dalam surat di atas juga disampaikan bahwa rahmat dan ampunan Allah SWT terlimpahkan kepada kita (kaum muslim) semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar